Kepercayaan ekonomi global menunjukkan tren menurun di kuartal ketiga 2025. Berdasarkan laporan terbaru dari ACCA dan IMA melalui Global Economic Conditions Survey (GECS), para akuntan global menunjukkan keraguan yang meningkat setelah adanya sedikit optimisme di kuartal kedua. Fenomena ini menandakan ketidakpastian mengenai prospek ekonomi global dalam beberapa bulan mendatang.
Tren Indikator Ekonomi Menurun
Survei GECS mengindikasikan bahwa berbagai indikator ekonomi mengalami penurunan. Indeks Pesanan Baru Global jatuh untuk kedua kalinya secara berturut-turut, menempatkannya pada posisi terendah sejak periode pascapandemi meskipun belum terlalu terpuruk. Selain itu, Indeks Pengeluaran Modal juga menunjukkan pelemahan signifikan sejak invasi Rusia ke Ukraina, menggambarkan ketidakstabilan yang mempengaruhi berbagai sektor ekonomi.
Perhatian terhadap Pasar Kerja
Indeks Ketenagakerjaan yang rendah menjadi perhatian utama, menunjukkan bahwa pasar kerja di beberapa wilayah mengalami perlambatan yang berarti. Hal ini dapat mempengaruhi daya beli masyarakat dan berujung pada pengurangan konsumsi, yang selanjutnya menurunkan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Para pemimpin keuangan dalam survei ini pun cenderung bersikap hati-hati, mencerminkan kekhawatiran akan prospek ekonomi yang tidak pasti.
Pengaruh Ekonomi dan Geopolitik AS
Ekonomi Amerika Serikat, sebagai salah satu perekonomian terbesar dunia, menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah ekonomi global. Ketidakpastian kebijakan ekonomi dan dinamika perdagangan internasional meningkatkan risiko perlambatan ekonomi dalam beberapa kuartal mendatang. Namun, optimisme tetap ada seiring pandangan bahwa kebijakan moneter yang kurang ketat dapat memicu kebangkitan ekonomi.
Perubahan Kepercayaan di Kawasan Asia Pasifik
Di wilayah Asia Pasifik, kepercayaan ekonomi justru meningkat. Hal ini didukung oleh ketahanan ekonomi global dan penurunan ketidakpastian tarif. Kondisi ini menciptakan lanskap bisnis yang lebih stabil, memberikan harapan pemulihan bagi para pelaku ekonomi di kawasan tersebut.
Tantangan di Eropa Barat
Sebaliknya, Eropa Barat menghadapi penurunan kepercayaan ekonomi, terutama di Inggris. Ketidakpastian mengenai kenaikan pajak besar yang diharapkan dalam anggaran ke depan menambah beban psikologis para akuntan di wilayah ini, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi pengambilan keputusan ekonomi.
Secara keseluruhan, ketegangan ekonomi dan ketidakpastian geopolitik menjadi dua tantangan utama yang dihadapi oleh akuntan global. Selain itu, ancaman siber yang semakin meningkat telah berubah menjadi isu tata kelola dan budaya, mencerminkan keharusan bagi peran akuntan dalam menjaga stabilitas dan keamanan bisnis.
Dalam kesimpulannya, meski tidak ada tanda-tanda perlambatan besar yang akan datang, para akuntan dan pengambil kebijakan harus tetap waspada. Mereka perlu mempersiapkan strategi adaptif yang mengedepankan fleksibilitas dan inovasi agar dapat bertahan dan berkembang di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini.
